"Unzhur maa qaala walaa tanzhur man qaala.." [Ali ra]

Thursday, 9 March 2017

Fatir (Pencipta)

"Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan dan di antara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang amat besar. (QS. Fatir : 32)
Ahad, 5 Maret 2017 lalu seperti Ahad sebelumnya saya terlambat mengikuti kajian, kebiasaan buruk, ☺... Saya tidaak mengenal Ustadz pengisi kajian, tapi saya langsung tertarik dengan tema hari itu. Al Qur'an Surat Fatir : 32. Bahwa hamba Allah terbagi menjadi tiga kelas, begitu beliau menjelaskan yaitu :

  • Kelas 1 ; orang yang menganiaya diri mereka sendiri, cirinya adalah : - suka mengeluh, sedikit sedikit mengeluh, -suka komentar negatif, semua hal di komentari,
  • Kelas 2 ; kelas menengah, kelas pembelajar, belajar ikhlas menerima segala sesuatu, jika mendapat perlakuan ataupun keadaan semua dikembalikan ke Allah. 
  • kelas 3 : Orang orang yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Mereka adalah orang-orang fastabiqul khoirot, orang-orang yang berlomba-lomba dalam kebaikan.
Masuk kelas mana saya? Mendengar penjelasan Ustadz hati saya terasa tertusuk. Tertusuk oleh sikap saya ketika mendapati suatu hal. Teringat lisan saya yang sering komentar, komentar yang tidak perlu, bahkan mungkin bisa menyakiti orang yang saya komentari. Ah...ternyata masih kelas 1. Terima kasih atas nasehatnya Ustadz. Meski sedikit yang terserap oleh saya, tapi ada yang menghunjam tajam sampai relung hati.
Sebuah harapan, sampai detik ini, Kamis, 9 Maret 2017, senantiasa teringat kelas saya dan berniat dengan sungguh-sungguh untuk meningkatkan kelas saya. Semoga....

Monday, 13 June 2016

DUA BELAS ORANG yang DIDO'AKAN MALAIKAT

Bismillaah.
12 ORANG YANG DIDOAKAN MALAIKAT

Berikut golongan-golongan yang didoakan oleh malaikat:

1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.
"Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa; Ya Allah, ampunilah hamba-Mu si fulan karena tidur dalam keadaan suci."
(HR. Imam Ibnu Hibban dari Abdullah bin Umar)

2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu sholat.
"Tidaklah salah seorang di antara kalian yang duduk menunggu sholat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya; Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia."
(HR. Imam Muslim dari Abu Hurairah, Shahih Muslim: 469)

3. Orang-orang yang berada di shaf barisan depan di dalam sholat berjamaah.
"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada (orang - orang) yang berada pada shaf-shaf terdepan."
(HR. Imam Abu Dawud dan Ibnu Khuzaimah dari Barra' bin 'Azib). Tentu saja ini berlaku untuk shaf laki-laki, sedangkan untuk shaf wanita, shaf paling belakang adalah yang terbaik.

4. Orang yang menyambung shaf sholat berjamaah (tidak membiarkan kosong di dalam shaf).
"Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu bershalawat kepada orang-orang yang menyambung shaf-shaf."
(HR. Imam Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban, dan Al Hakim meriwayatkan dari Aisyah)

5. Para malaikat mengucapkan "aamiin" ketika seorang Imam selesai membaca Al-Fatihah.
"Jika seorang Imam membaca; ghairil maghdhuubi 'alaihim waladh-dhaalinn', maka ucapkanlah oleh kalian "aamiin", karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu."
(HR. Imam Bukhari dari Abu Hurairah, Shahih Bukhari: 782)

6. Orang yang duduk di tempat sholatnya setelah melakukan sholat.
"Para malaikat akan selalu bershalawat (berdoa) kepada salah satu diantara kalian selama ia ada di dalam tempat sholat di mana ia melakukan sholat, selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata; Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia."
(HR. Imam Ahmad dari Abu Hurairah, Al-Musnad no. 8106).
Maksudnya adalah jika kita selesai sholat hendaknya duduk berdzikir terlebih : istighfar, juga berdoa. Bukan selesai sholat terus beranjak pergi.

7. Orang-orang yang melakukan sholat shubuh dan ashar secara berjama'ah.
"Para malaikat berkumpul pada saat sholat shubuh lalu para malaikat (yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu sholat 'ashar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga sholat 'ashar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, "Bagaimana kalian meninggalkan hamba-Ku?", mereka menjawab; kami datang sedangkan mereka sedang melakukan sholat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan sholat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat."
(HR. Imam Ahmad dari Abu Hurairah, Al-Musnad no. 9140)

8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan.
"Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata;  "aamiin" dan engkau pun mendapatkan apa yang ia dapatkan."
(HR. Imam Muslim dari Ummud Darda', Shahih Muslim: 2733)

9. Orang-orang yang berinfak.
"Tidak satu hari pun di mana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah satu diantara keduanya berkata, "Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak", dan lainnya berkata, "Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit (bakhil)".
(HR. Imam Bukhari dan Imam Muslim dari Abu Hurairah, Shahih Bukhari: 1442 dan Shahih Muslim: 1010)

10. Orang yang sedang makan sahur.
"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat (berdoa ) kepada orang-orang yang sedang makan sahur" Insya Allah termasuk di saat sahur untuk puasa "sunnah".
(HR. Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath-Thabrani, dari Abdullah bin Umar)

11. Orang yang sedang menjenguk orang sakit.
" Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan bershalawat kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam kapan saja hingga shubuh."
(HR. Imam Ahmad dari 'Ali bin Abi Thalib, Al-Musnad: 754)

12. Seseorang yang sedang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.
"Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah di antara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain."
(Al-Hadits dari Abu Umamah Al-Bahily).

Ringkasan materi kajian buka puasa bersama guru pegawai karyawan dan keluarga besar MAN Godean, Ahad 7 Ramadhan 1437 H.
Semoga kita bisa mendapatkan keuntungan ini di dunia maupun di akhirat.

Tuesday, 27 October 2015

Peran Ayah dlm Pendidikan Anak

"Ustadz Bendri Jaisyurrahman"                                     
(Pakar islamic parenting dan konselor pernikahan.)                       

Ketika ada tenaga medis bukan dokter hanya mantri lantas asal memberi obat jatuh korban maka akan di anggap mal praktek. Ketika ada sopir metromini lantas mengendarai pesawat tanpa punya ilmu nya akan di anggap mal praktek. Lalu bagaimana saat ayah dan ibu tidak mempunyai ilmu lantas mereka mempunyai penumpang yang bernama anak ---> mal praktek? Menghasilkan :
1) Anak2 yg kerdil jiwa nya. Jiwa anak kecil yg terjebak dlm tubuh org dewasa.
2) Degradasi psikis , akibat nya saat ini  lemah. Dari anak2 lemah ---> menjadi laki2 lemah---> ayah yg lemah---> mencetak anak2 tidak berkualitas. 
Anak sekarang hasil penelitian secara psikis setengah umur biologis nya. Anak kuliah berprilaku seperti anak SMP. Anak smp berbicara seperti anak TK "ciyus, miapah,dll"

3) Fenomena cabe2an dan anak alay... Apa sih anak Alay ?? Mati pola pikir / thinking shock. 
Ciri-ciri : 
  • tidak bisa milih / membuat keputusan. "Kamu mau makan apa? Hmmm terserah deh... "Diajak sholat hayuk, diajak maksiat hayuk.. Pagi ke majlis ta'lim, mlm dugem
  • tidak bisa describe."Yaaa gitu deh.."

Penyebab fenomena cabe2an ---> kehilangan sosok ayah
Karena ayahlah yg mengajarkan rasionalitas, otak kiri. Anak yang di besarkan tanpa sosok ayah akan tumbuh emosional dan tdk rasional.

FENOMENA FATHER HUNGER
  • Indonesia saat ini di sebut sbg",,, Fatherless Country , banyak anak yg berayah namun yatim.                 .Kerusakan psikologis yg di derita anak2 krn kehilangan sosok ayah.
  • Anak yg dekat dg ayah nya cenderung menjadi pribadi yg percaya diri dan mudah beradaptasi dg lingkungan luar. Krn bagi anak2, ayah adalah sosok misterius krn jarang pulang. Namun ketika seorang ayah bisa menjalankan peran nya. Maka anak akan menyimpulkan bahwa dunia luar aman bagi nya.
  • Stimulus pagi hari, hasil penelitian anak akan termotivasi menjadi sosok orang yang membangunkan dia di pagi hari... Anak yg di bangunkan oleh ayah akan lebih sukses drpd yang di bangunkan oleh ibu. Karena di mindset anak ayah adalah sosok penuh challenge sementara ibu lebih kepada urusan domestik dlm rumah.
  • Efek dari "Father Hunger"adlh;

1. Kurang dapat beradaptasi dengan lingkungan luar. Sekolah nempel terus ke ibu nya minta di tungguin.
2. Minder
3. Gay/ melenceng orientasi seksual. Hasil research --> 100% gay krn kehilangan sosok ayah

4. Kesulitan dalam belajar
5. Perasa / susah mengambil keputusan----> kebanyakan diasuh ibu

6.Jika wanita, susah membuat kriteria pasangan. Buat anak wanita yg dekat dgn ayah nya dia akan dgn mudah apa kriteria pasangan hidup nya? Yg seperti ayah saya.. Karena seharus nya seorang ayah adalah "First Love "bagi anak wanita nya. Kebutuhan dasar anak wanita
                - di Cintai
                - di Sayangi
                - di Puji

"Tau kah kamu nak, tidak ada satu laki2 di dunia ini yg mencintai km melebihi cinta ayah kepada kamu"
"Nak, tidak akan ayah biarkan satu laki2 pun menyakiti hati mu",,,

Untuk sosok "Ayah, kamu adalah Princess ayah , putri nya ayah yg paling cantik"
Anak2 wanita yg saat kecil nya tdk mendapat kan ketiga hal diatas akan haus kasih sayang, sehingga ketika beranjak dewasa di rayu oleh laki2 mudah sekali karena dia mendapat apa yg tdk dia dapatkan seharus nya , laki2 yg memuja dia, akibat nya dgn mudah menyerahkan diri dan kehormatan nya...
Untuk wanita yg sudah menikah, jika menghadapi masalah dlm rumah tangga nya dia akan mudah "Give Up, menuntut cerai dia dgn mudah menyimpulkan bahwa smua laki2 brengsek.
Saat ini banyak anak berayah namun yatim, karena fungsi ayah saat ini hanya 2 : 
  • memberi nafkah
  • memberi ijin nikah

Ayah tidak tahu ",,,kapan anak laki2 nya mimpi basah,,,, subuh ketok pintu "bangun , sholat ke masjid" si anak tdk tau bahwa dia mimpi basah dan harus mandi junub. Berangkat ke masjid tanpa mensucikan diri,,,Padahal 58% anak Indonesia mengalami mimpi basah pertama nya saat kelas 5 SD (pubertas dini) sementara menurut mendiknas pelajaran mandi junub baru di berikan saat kelas 2 smp. Bayangkan selama berapa tahun si anak sholat ibadah nya tdk sah.

FATHERLESS COUNTRY!
  •  0-2 thn pengasuhan full oleh ibu
  • Usia pre school --> 90% guru di sekolah2 pre school adalah perempuan
  • Usia TK --> sama tenaga pendidik perempuan smua
  • Usia SD --> sama tenaga pendidik mayoritas ibu2
  • Padahal 0-7thn adalah "Golden Age pembentukan karakter , harus imbang stimulan ibu dan ayah


Bayangkan saat cerita ttg sosok Umar ibn Khatab yg bercerita adalah ibu guru tdk bs heroik, harus nya sosok umar itu gagah perkasa. Sosok ibu2 tdk akan bs mewakili. Maka ketika ada pepataha ttg "Al Ummu Madrasatul ula: seorang ibu adalah sekolah pertama anak2 nya,maka tambahkan dan ayah adalah kepala sekolah nya. Apa fungsi seorang kepala sekolah :
  1. Membuat tenaga pendidik nya nyaman,,, Nyaman kan istri mu , bahagiakan istri mu itu adalah hal terbaik yg bsa kmu berikan kepada anak2 mu. Saat istri kita bahagia maka anak qta akan di besarkan dgn Bunga2 yg indah,,, namun sebaliknya,, saat istri kt tdk bahagia tdk terjamin hidup nya , kesejahteraan nya dia akan membuang emosi sampah kepada anak2 kita.
  2. Menentukan visi dan misi anak didik nya. Mau di jadikan apa anak anak didik nya. Ayah lah yang menentukan lantas mensosialisasi kan nya kepada istri sbg tenaga pendidik
  3. Evaluasi, ini lagi2 bukan tugas istri namun tugas kepala sekolah. Panggil tenaga pendidik "umi, kok abi liat anak kita udh umur 10th belum bisa baca al fateha coba gimana sekolah nya , umi ajarkan tdk? Dll
  4. Membuat aturan, jangan kebalik ibu2 yg bikin aturan ini itu macem2, saat ayah pulang ayah lah yg melemahkan aturan2 yg ada. Aturan harus nya di buat oleh sang Kepala sekolah dan di sosialisasikan pd tenaga pendidik sbg org di lapangan. Misal : kalo abi dengar nanti umi lapor km nonton TV lebih dr 3jam , fasilitas TV abis cabut. Dimana2 yang nama nya kepala sekolah memang tdk selalu hadir tapi peran nya sangat krusial.

Jadi para ayah meski anda harus selalu keluar rumah utk mencari nafkah pastikan saat pulang ke rumah jiwa raga anda untuk anak2 anda. Karena apa? Dalam Al Quran ada 17 dialog ttg anak, 14 diantara nya ttg ayah- anak , Luqman dan anak nya, Ibrahim- Ismail, Ibrahim - Ishak, Syuaib dan anak nya, dsb . Hanya 2 dialog dlm Al Quran yang berisi dialog ibu dan anak, suadara Musa dan Maryam-Isa.
Karena dalam Islam seorang anak akan ikut nasab ayah nya, nasab adalah berarti pertanggung jawaban akan di minta dr seorang ayah berhasil dan gagal ayah yg akan di mintai pertanggung jawaban sesuai nasab nya...

Motivasi Bola dan Pasir

Menarik :)   Tulisan ini saya ambil dari grup WA. Agar tak lekang oleh waktu maka tulisan ini saya share di blog. Semoga bermanfaat
* Seorang guru besar di depan audiens nya memulai materi kuliah dengan menaruh topless yg bening & besar di atas meja.
* Lalu sang guru mengisinya dengan bola tenis hingga tidak muat lagi. Beliau bertanya: "Sudah penuh?"
* Audiens menjawab: "Sdh penuh".
* Ooooo tunggu......Lalu sang guru mengeluarkan kelereng dari kotaknya & memasukkan nya ke dlm topless tadi. Kelereng mengisi sela2 bola tenis hingga tdk muat lagi. Beliau bertanya: "Sdh penuh?"
* Audiens mjwb: "Sdh penuh".
* Kemudian sang guru mengeluarkan pasir pantai & memasukkan nya ke dlm topless yg sama. Pasir pun mengisi sela2 bola & kelereng hingga tdk bisa muat lagi. Semua sepakat kalau topless sdh penuh & tdk ada yg bisa dimasukkan lg ke dalamnya.
* Tetapi terakhir sang guru menuangkan secangkir air kopi ke dalam toples yg sdh penuh dgn bola, kelereng & pasir itu.
Sang Guru kemudian menjelaskan bahwa:
  • "Hidup kita kapasitasnya terbatas spt topless. Masing2 dari kita berbeda ukuran toplesnya."
  • Bola tenis adalah hal2 besar dlm hidup kita, yakni tanggung-jawab thdp Tuhan, orang tua, istri/suami, anak2, serta makan, tempat tinggal & kesehatan.
  • Kelereng adalah hal2 yg penting, spt pekerjaan, kendaraan, sekolah anak, gelar sarjana, dll.
  • Pasir adalah yg lain2 dlm hidup kita, seperti olah raga, nyanyi, rekreasi, Facebook, BBM, WA, nonton film, model baju, model kendaraan dll.
  • Jika kita isi hidup kita dgn mendahulukan pasir hingga penuh, maka kelereng & bola tennis tdk akan bisa masuk. Berarti, hidup kita hanya berisikan hal2 kecil. Hidup kita habis dgn rekreasi dan hobby, sementara Tuhan dan keluarga terabaikan.
  • Jika kita isi dgn mendahulukan bola tenis, lalu kelereng dst seperti tadi, maka hidup kita akan lengkap, berisikan mulai dr hal2 yg besar dan penting hingga hal2 yg menjadi pelengkap.

Karenanya, kita harus mampu mengelola hidup secara cerdas & bijak. Tahu menempatkan mana yg prioritas dan mana yg menjadi pelengkap.
Jika tidak, maka hidup bukan saja tdk lengkap, bahkan bisa tidak berarti sama sekali".
* Lalu sang guru bertanya: "Adakah di antara kalian yg mau bertanya?"
Semua audiens terdiam, karena sangat mengerti apa inti pesan dlm pelajaran tadi.
* Namun, tiba2 seseorang nyeletuk bertanya: "Apa arti secangkir air kopi yg dituangkan tadi .....?"
* Sang guru besar menjawab sbg penutup: "Sepenuh dan sesibuk apa pun hidup kita, jgn lupa masih bisa disempurnakan dgn bersilaturahim sambil "minum kopi" ..... dgn tetangga, teman, sahabat yg hebat. Jgn lupa sahabat lama !!"
Saling bertegur sapa, saling senyum bila berpapasan ..... betapa indahnya hidup ini .

Tuesday, 8 September 2015

SYUKUR

Dulu...
Aku sering berpikir, ketika aku dalam perjalanan ditengah hujan, pasti menyenangkan menggunakan mobil. Namun ketika deretan kendaraan memenuhi jalan, macet, syukurku...aku ditemani motor hingga aku mudah menyelinap diantara celah kemacetan.
Dulu....
Saat aku selalu melakukan perjalanan dengan bus, aku sering berpikir pasti enak menggunakan motor sendiri, bisa kemana-mana tanpa harus menunggu penumpang lain. Namun...saat bus berhenti di lampu merah dan aku perhatikan sekeliling, nampak banyak orang berkendara, banyak pula yang  bersepeda. Syukurku...aku tak perlu berpikir bagaimana mengendarai motor/sepeda. Aku bisa santai sambil istirahat, tidur.
Dulu...
Aku sering merenung. Betapa sedikitnya penghasilanku. Tapi ketika melihat  mereka mengais tempat sampah, syukurku atas nikmat lebih ini.
Dulu...
Aku tak pernah berpikir atas mudahnya aku berjalan, mudahnya aku bernapas, mudahnya aku melihat, mudahnya aku bicara, nikmatnya minum, lezatnya makanan. Namun, saat aku melihat pipimu besar sebelah, syukurku atas nikmat sehat jasmaniku.
Dulu....
Aku berpikir, bahagia itu saat apa inginku ada. Namun saat melihatmu memiliki semua inginmu, bahagiamu tiada. Syukurku inginku tak selalu ada, sebagai pelajaran bagi ku bahwa di tiap usaha tak selamanya berada. Hingga rasa menerima apa yang ada sebagai pelajaran jalan menuju bahagia.
Dulu....
Aku berpikir, kehebatan dan kesuksesan terwujud dengan adanya sukses di pendidikan tinggi. Syukurku...kesadaran bahwa kehebatan ku bukanlah dari itu semua, namun dari apa yang bisa aku beri pada orang lain. Dari ilmu yang aku miliki, dari harta yang aku hasilkan, dari tempat tinggal yang aku huni, dari waktu yang terus berjalan.
Alhamdulillah...

Enam Model Rumah Tangga

Adalah sunatullah setiap makhluk dimuka bumi Allah ciptakan berpasangan. Demikian halnya manusia, Allah ciptakan laki-laki dan perempuan sebagai pasangannya. "Dan diantara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung kepadanya, dan Dia menjadikan diantaramu rasa kasih sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir. (QS Ar-Ruum : 21). "dan Kami menciptakan kamu berpasang-pasangan." (QS An-Naba' : 8). "Maha Suci (Allah) yang telah menciptakan semuanya berpasang-pasangan, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka sendiri, maupun dari apa yang tidak mereka ketahui." (QS Yaasin : 36) Kecenderungan satu sama lain yang menjadikan keduanya (laki-laki dan perempuan) melembaga sesuai norma masyarakat dan aturan pemerintah dalam wujud rumah tangga. Latar belakang keduanya membentuk rumah tangga dan perilaku dalam berumah tangga menjadi dasar terbentuknya model rumah tangga. Model ini saya tulis sesuai dengan isi pengajian walimatul 'ursy Hari-Ika Ahad, 6 September 2015 di Samigaluh Kulon Progo. Seperti apa dan mau seperti apa rumah  tangga kita dapat dilihat dari enam model rumah tangga berikut :  
  1. Model pasar. Serba tawar menawar, dengan berbagai karakter penjual dan pembeli yang beraneka ragam, adakalanya diikuti emosi, kelembutan. Misal sebuah keluarga mendapat undangan, "Bu...ayo nanti kita datang kondangan, " ajak suami dengan lembut. Ketika itu istri sedang sakit gigi, pipi bengkak bau remason pula.  Diajak seperti itu istri langsung menjawab dengan kasar "Pak e ini gimana, lha wong lagi sakit gigi, kepala pusing kok diajak kondangan"  [kenapa istri yang dijadikan contoh kasar ya? apa karena yang ngisi pengajian bapak-bapak]
  2. Model hotel. Hotel bersih, kamar mandi, tempat tidur bersih, loby bersih, taman bersih. Segala fasilitas hotel bersih, tapi tamunya adakalanya mempergunakan fasilitas itu sebaliknya. Rumah tangga model hotel seperti itu juga, suami menjaga kebersihan, baju kotor ditaruh ditempat baju kotor, setelah memakai handuk, handuk diletakkan di jemuran. Tapi istri sebaliknya, setelah memakai handuk di taruh di tempat tidur, dsb [aduhhhh...istri lagi] 
  3. Model rumah sakit. Di rumah sakit ada dokter ada pasien ada perawat. Dokter butuh pasien,  dan sebaliknya pasien butuh dokter. Dalam rumah tangga suami butuh istri dan sebaliknya istri membutuhkan suami, saling membutuhkan satu sama lain. 
  4. Model kuburan. sepi, sunyi, karena penghuni kuburan diam. Rumah tangga model ini juga demikian, sepi, sunyi. Suami istri saling diam. Tidak ada komunikasi, tanpa sapa, bahkan senyuman pun tidak. Bicara saat membutuhkan salah satu dari keduanya.
  5. Model sekolah. Sekolah tempat belajar, ada guru yang mengajari, ada murid yang diajar.  saling ajar, saling melengkapi. Rumah tangga model sekolah begitu pula, saling ajar karena tidak ada yg sempurna. Saling melengkapi. Istri belum paham sholat ya suami mengajari. [istri lagi....hehehe]
  6. Model masjid. Masjid, rumah Allah, tenang menentramkan. Banyak didatangi orang, banyak orang ingin berlama-lama di sana. Semua orang memasukinya untuk mengingat Allah,  dalam ketaatan, mencari ketenangan jiwa, selalu berharap kebaikan. Rumah model ini pun demikian, penghuni-penghuninya selalu mengingat Allah, penolong agama Allah. QS Muhammad : 7 "Wahai orang-orang yang beriman! Jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkanmu."

 Jadi....apa dan mau model apa rumah tangga yang kita bentuk? Pesan Ustadz jadikan keluarga kita keluarga sakinah-penuh ketenangan, mawaddah-cinta-saling instropeksi diri, wa rohmah-saling asah saling asuh saling asuh.

(^_^) ****)I(****Selamat berjuang****)I(**** [^_^]

Tuesday, 25 August 2015

HAK DAN KEWAJIBAN DALAM ISLAM

HAK DAN KEWAJIBAN DALAM ISLAM
Hak dan kewajiban sering beriringan. Keduanya saling melengkapi dan keduanya bisa menggantikan posisi, satu sama lain. Dengan sendirinya ketika kita menuntut hak kita maka secara otomatis kita mesti melakukan kewajiban kita. Demikian pula jika kita melakukan kewajiban maka kita mesti mendapatkan hak kita. Dan hampir setiap hubungan dua arah atau lebih selalu saja ada hak dan kewajiban. Hanya saja kita lebih senang dengan hak, karena ia seakan akan sesuatu yang mesti kita peroleh, sedang kewajiban berkaitan dengan sesuatu yang harus kita lakukan. Saya secara pribadi juga seperti itu hehe...
Berikut ini macam –macam hak yang sejatinya ia adalah kewajiban itu sendiri.
1.     Hak manusia pada Allah
§  Mematuhi, dan mengimani Allah
§  Menjadikannya satu satunya yang harus disembah
§  Tidak meminta dan berdo’a kepada selain Allah.
2.    Hak Allah pada manusia
§  Di patuhi hamba-hamba –NYA
§  Disembah
Usaha kita memenuhi hak Allah ;
§  Ittiba’ Rosulullah
§  Beribadah kepada-NYA ; sholat, puasa, membayar zakat, sedekah, infaq,dll
§  Memenuhi hukum-hukum Allah
§  Memperjuangkan aturan Allah
§  Menegakkan agama Allah

3.    Hak kedua orang tua kepada anak
§  Dipatuhi semua perintah yang tidak bertentangan dengan Islam
§  Dirawat ketika sudah tua
§  Memberi nafkah kepada orang tua
§  Membantu dan melayani orang tua
4.    Hak anak yang harus dipenuhi orang tua
§  Diberi makan
§  Diberi pakaian
§  Diberi nama yang baik
§  Diberi pendidikan sebagai bekal untuk memenuhi hak orang tua.
5.    Hak kerabat
§  Pemberian nafkah dan warisan
§  Disambung tali silaturahmi
§  Diberi hadiah
§  Diberi sedekah
6.    Hak tetangga
§  Tidak melanggar kehormatannya,
§  Tidak mengambil harta tetangga
§  Tidak menyia-yiakan mereka dalam kesalahan
§  Menjalin ikatan silaturohmi
7.    Hak kerja
§  Menyelsaikan pekerjaan sampai selesai/tuntas
§  Tidak melakukan kecurangan
§  Menepati janji
§  Profesinya halal